langkah menguji kabel serat optik

CCS Indonesia-Kabel Serat Optik (Fiber Optic)

Semua produk CCS Indonesia 100% menggunakan bahan Corning fiber core (www.corning.com) yang merupakan inti dari sebuah kabel serat optik. Corning sendiri sejak dahulu sudah dikenal sebagai produsen fiber core ternama dengan jaminan kualitas yang menghasilkan mutu transmisi data terbaik.

Kabel serat optik mempunyai beberapa ketegori, yaitu singlemode, multimode, dan hybrid. Beberapa poin keunggulan kabel serat optik dibandingkan dengan kabel copper UTP biasa adalah serat optik mempunyai bentuk fisik yang kecil dan ringan, memiliki kapasitas bandwidth hingga 10 Gbs, dan mempunyai jangkauan transmisi hingga mencapai di atas 100 km, mudah diekspansi dan di-upgrade untuk kebutuhan di masa mendatang, anti EMI (electromagnetic interference (EMI) ataupun radio frequency interference (RFI), dan dapat bertahan dalam lingkungan kondisi bersuhu tinggi atau lembap, di bawah laut atau bahkan lingkungan berbahan kimia berbahaya.

Dalam suatu sistem jaringan serat optik seperti dalam bagan 1, informasi berupa voice, video, atau data, diubah ke signal elektrik. Di sisi sumber cahaya, signal elektrik ini diubah ke signal cahaya sebelum ditransmisikan melalui kabel serat optik. Begitu mencapai converter, signal cahaya ini kembali diubah menjadi signal elektrik. Dari signal inilah, nantinya oleh dekoder signal, signal tersebut diubah kembali ke dalam bentuk voice, video, atau data. Sebagai catatan, jaringan serat optik sendiri mempunyai kemampuan untuk mentransmisikan signal analog maupun signal digital.

Kembali ke serat optik dari CCS Indonesia. Produk serat optik CCS Indonesia telah melewati berbagai tahap ujian sesuai dengan referensi dari badan internasional, seperti ITU-T, Bellcore, REA, IEEE, IEC, dan STEL K RISTI Telkom. Sebelum dipasarkan semua produk CCS Indonesia telah melewati tahap-tahap pengujian berupa optical test, environment test, design test, electricity test, dan mechanical test. Semuanya dilakukan dengan tujuan agar kabel fiber optik yang dihasilkan oleh CCS Indonesia ini benar-benar memberikan hasil optimal, tahan lama dan andal dalam kondisi apapun, yang merupakan bagian paling penting dalam sebuah jaringan WAN ataupun backbone jaringan.

Produk CCS Indonesia serat optik sendiri terdiri atas beberapa bagian seperti pembungkus (jacket), penyangga (buffer), gel bahan antiregangan, bahan antiair, yang semuanya bisa disesuaikan dengan lingkungan dan kondisi di lapangan, ataupun penyesuaian dari pengguna dengan tujuan memberikan perlindungan terhadap gangguan cuaca, kelembapan, suhu tinggi (panas), regangan (pulling tensile), bahaya gigitan binatang liar, lingkungan bahan kimia, ataupun medan magnet/listrik.

Jenis-jenis kabel serat optik CCS Indonesia beragam, mulai dari Aerial, duct, direct buried, MCS type, submarine, single atau double jackets, indoor atau outdoor. Dengan harga terbaik di pasaran serat optik, layanan pelanggan, dan jaminan keaslian 100% menggunakan fiber core dari Corning sebagai perusahaan induk CCS Indonesia, maka produk serat optik CCS Indonesia memberikan kualitas jaminan transmisi terbaik dengan keandalan tinggi dan tahan lama.

Pertanyaan :
1. Apa yg dimaksud dengan fiber core?
2. Apakah perbedaan kabel serat optic singlemode dan multimode?

PT Dataglobal Komukatama, adalah distributor untuk kabel serat optik CCS Indonesia.
Selain kabel serat optik, produk lainnya yang didistribusikan PT DataGlobal adalah produk Allied Telesyn (www.alliedtelesyn.com), pacthcord, dan pigtail serat optik Plus&More Connectivity (www.plusnmore.com), dan Panduit Connectivity (www.panduit.com).

0 Response to "langkah menguji kabel serat optik"

Powered by Blogger